Urgensi Pengaturan Artificial Intelligence pada Sektor Bisnis Daring di Indonesia

Penulis

  • Shabrina Fadiah Ghazmi Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran

Kata Kunci:

Bisnis Daring, Kecerdasan Buatan, Kemajuan Teknologi, Pertanggungjawaban, Subjek Hukum

Abstrak

Kemajuan teknologi memberikan kemudahan pada manusia dalam beraktivitas. Salah satunya Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan (AI) yang digunakan berbagai sektor, termasuk sektor bisnis daring. Namun, terdapat dampak negatif dari penggunaan AI tersebut, seperti timbulnya perbuatan AI yang menyalahi etis, aturan hukum, atau menimbulkan kerugian pihak lain yang harus dipertanggungjawabkan. Tidak diakuinya AI sebagai subjek hukum di Indonesia, baik secara keperdataan maupun pidana, dapat menciptakan permasalahan lain. Hasil penelitian menunjukkan pertanggungjawaban terhadap tindakan AI dapat menjadi tanggung jawab orang atau badan hukum di atasnya berdasarkan doktrin pertanggungjawaban pengganti (Vicarious Liability). Pembentukan regulasi yang spesifik mengatur AI juga diperlukan sebagai upaya preventif.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2021-08-10

Cara Mengutip

Ghazmi, S. F. (2021). Urgensi Pengaturan Artificial Intelligence pada Sektor Bisnis Daring di Indonesia. Jurnal Hukum Lex Generalis, 2(8), 782–803. Diambil dari https://ojs.rewangrencang.com/index.php/JHLG/article/view/104