Resilensi Ekonomi Indonesia Ditengah Perang Dagang AS-Tiongkok : Analisis Geopolitik

Isi Artikel Utama

Devis Heriyanto

Abstrak

Perang Perang dagang AS–Tiongkok sejak 2018 memicu disrupsi ekonomi global, berdampak pada penurunan ekspor-impor Indonesia, tekanan nilai tukar rupiah, dan fluktuasi pasar keuangan. Penelitian ini menganalisis dampaknya terhadap ekonomi Indonesia melalui pendekatan normatif-empiris dengan data perdagangan dan kebijakan. Hasil menunjukkan Indonesia mampu mempertahankan stabilitas melalui strategi hedging, diplomasi netral, dan diversifikasi mitra dagang. Studi ini menegaskan pentingnya sistem perdagangan nasional yang adaptif dan resilien di tengah ketegangan geopolitik global. Penelitian ini juga menyoroti perlunya sinkronisasi antara kebijakan fiskal dan moneter dalam merespons tekanan eksternal, serta mendorong optimalisasi peran lembaga perdagangan luar negeri dalam memperkuat akses pasar non-tradisional. Dengan demikian, kontribusi studi ini tidak hanya bersifat evaluatif, tetapi juga menawarkan arah strategis bagi penguatan daya tahan ekonomi nasional dalam konteks global yang semakin kompleks dan saling terhubung.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Heriyanto, D. (2025). Resilensi Ekonomi Indonesia Ditengah Perang Dagang AS-Tiongkok : Analisis Geopolitik. Jurnal Hukum Lex Generalis, 6(1). https://doi.org/10.56370/jhlg.v6i1.1470
Bagian
Articles