Efektivitas Penegakan Perda Kabupaten Buru No. 20 Tahun 2011 tentang Retribusi Pelayanan Persampahan dan Kebersihan bagi Masyarakat
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penegakan Peraturan Daerah Kabupaten Buru No. 20 Tahun 2011 tentang Retribusi Pelayanan Persampahan dan Kebersihan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas penegakan perda masih belum optimal. Tingkat pemahaman masyarakat terhadap perda relatif rendah karena sosialisasi yang terbatas, perbedaan tingkat pendidikan, serta rendahnya literasi hukum. Dari sisi kelembagaan, jumlah aparatur pengawas sangat terbatas sehingga pelaksanaan pengawasan dan sanksi belum berjalan maksimal. Keterbatasan sarana dan prasarana juga menjadi kendala utama, di mana hanya tersedia enam unit truk pengangkut sampah, padahal kebutuhan ideal mencapai dua belas unit. Kondisi ini mengakibatkan layanan tidak merata, khususnya di wilayah pedesaan. Kesimpulan penelitian adalah bahwa penegakan perda belum efektif karena lemahnya sosialisasi, minimnya sarana prasarana, dan rendahnya kepatuhan masyarakat. Pemerintah daerah perlu meningkatkan intensitas sosialisasi, memperbaiki kualitas layanan, menambah sarana prasarana, serta memperkuat kolaborasi dengan masyarakat untuk mewujudkan kebersihan yang berkelanjutan.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.