Pemberlakuan Hukum Adat Syariah Aceh Bagi Warga Non Muslim Aceh

Isi Artikel Utama

Sarwan Saukhi Mafazi

Abstrak

Hukum adat Aceh merupakan hukum adat yang mengacu pada ketentuan Al-Qur’an dan Hadits. Hukum adat Aceh sudah berlaku sejak 19 Desember 2000 dengan alasan untuk mencegah terjadinya pemisahan Aceh dari NKRI dimana gejolak Gerakan Aceh Merdeka sudah mencapai puncaknya. Tetapi dengan diberlakukannya hukum Syariat Islam di Aceh mendapatkan banyak reaksi dari masyarakat. Pro dan kontra mengenai permasalahan tersebut terus dilontarkan oleh kalangan masyarakat yang menganggap bahwa tindakan tersebut termasuk diskriminasi sosial terhadap masyarakat Non-Muslim di Aceh. Dalam pembahasan kali ini, akan dijelaskan bagaimana pemerintah Aceh menjalankan hukum adatnya tanpa adanya tindakan diskriminasi sosial. Pada akhir pembahasan akan disimpulkan bahwa warga Non-Muslim Aceh akan tetap dikenakan aturan tersebut jika perbuatannya tidak diatur dalam hukum nasional atau KUHP.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Mafazi, S. S. (2022). Pemberlakuan Hukum Adat Syariah Aceh Bagi Warga Non Muslim Aceh. Jurnal Hukum Lex Generalis, 3(6), 490–496. https://doi.org/10.56370/jhlg.v3i6.274
Bagian
Articles