WANPRESTASI PADA LAYANAN PAYLATER DALAM APLIKASI SHOPEE
Isi Artikel Utama
Abstrak
Studi ini mengkaji fenomena wanprestasi dalam penggunaan layanan PayLater pada aplikasi Shopee, yang semakin populer di Indonesia seiring dengan perkembangan e-commerce. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis konsekuensi hukum dari wanprestasi oleh debitur dalam penggunaan layanan ini. Penelitian hukum normatif dilakukan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian ini menekankan bahwa konsumen harus memahami syarat dan ketentuan sebelum menggunakan PayLater untuk menghindari masalah hukum di kemudian hari karena hasilnya menunjukkan bahwa wanprestasi terjadi ketika debitur tidak memenuhi kewajiban pembayaran mereka sesuai kesepakatan, yang dapat mengakibatkan denda dan pencatatan dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK.
Rincian Artikel
Cara Mengutip
Iftahul Jannah, R., Akib, M., Fadjriah, I., & Umar, W. (2024). WANPRESTASI PADA LAYANAN PAYLATER DALAM APLIKASI SHOPEE. Jurnal Hukum Lex Generalis, 5(4). Diambil dari https://ojs.rewangrencang.com/index.php/JHLG/article/view/644
Bagian
Articles

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.