Urgensi dan Tata Kelola Super Holding BUMN: Studi Komparatif Danantara Indonesia, Temasek Holdings Singapura, dan 1MDB Malaysia
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tata kelola Danantara, Temasek, dan 1MDB. Fokus kajian meliputi aspek dasar hukum, status kepemilikan, dan struktur organisasi dan sistem pertanggungjawaban. Hasil menunjukkan bahwa meskipun Danantara memiliki dasar hukum kuat, risiko intervensi politik dan lemahnya pengawasan masih menjadi tantangan. Temasek berhasil menjaga independensinya melalui struktur hukum dan organisasi yang tegas, sementara 1MDB menjadi contoh kegagalan akibat lemahnya tata kelola dan minimnya transparansi. Studi ini menekankan pentingnya penerapan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola yang bebas intervensi politik untuk keberhasilan super holding. Temuan ini diharapkan memberikan kontribusi dalam perumusan model kelembagaan investasi negara yang ideal dan berkelanjutan.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.