Transformasi Advokasi Menjadi Konfrontasi: Studi Kriminologis Tindakan LSM dalam Sengketa Debt Collector di Kabupaten Tangerang

Isi Artikel Utama

Ferly Andika Prayudha
Fikry Latukau

Abstrak

Penelitian ini menganalisis mekanisme perubahan advokasi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) menjadi tindakan konfrontatif dalam sengketa penagihan kendaraan di Kabupaten Tangerang. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif yang didukung satu wawancara dengan seorang pengurus LSM serta studi dokumen terhadap dua kasus yang memiliki hasil berbeda, yaitu bentrokan di Bugel, Tigaraksa dan penyelesaian melalui mediasi di Balaraja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa advokasi dan konfrontasi membentuk suatu spektrum tindakan. Perubahan menuju konfrontasi bermula dari penarikan kendaraan yang dipersoalkan, kebutuhan perlindungan segera, mobilisasi anggota dan pembingkaian tindakan sebagai pembelaan masyarakat. Arah perubahan ditentukan oleh keberhasilan mediasi, kejelasan batas peran, pengendalian internal, serta kehadiran aparat. Teori Anomi menjelaskan pencarian jalur alternatif, Teori Asosiasi Diferensial dan Social Learning menjelaskan potensi reproduksi strategi kelompok, sedangkan Teori Kontrol Sosial menjelaskan peran pengawasan dalam mencegah eskalasi. Temuan ini bersifat analitis dan tidak mewakili seluruh LSM di Kabupaten Tangerang.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Prayudha, F. A., & Latukau, F. (2026). Transformasi Advokasi Menjadi Konfrontasi: Studi Kriminologis Tindakan LSM dalam Sengketa Debt Collector di Kabupaten Tangerang. Jurnal Hukum Lex Generalis, 7(10). https://doi.org/10.56370/jhlg.v7i10.4598
Bagian
Articles